Bupati Kampar Tinjau Lokasi Jembatan Bukit Melintang yang Dibangun 2026

Bukit Melintang, Kuok, Kampar | Riauindependen.co.id | Pemerintah Kabupaten Kampar bergerak cepat memastikan kelancaran rencana pembangunan jembatan di Desa Bukit Melintang yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT bersama Wakil Bupati Dr. Misharti, S.Ag., M.Si, Dandim 0313/KPR Letkol CZI Satriady Prabowo, SIP, M.Si, serta Danyonif 132/BS Letkol Diyan Mantofani, SH turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan.

Kunjungan ini dilakukan untuk memverifikasi kondisi teknis lapangan sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur terkait, mengingat jembatan tersebut akan menjadi penghubung vital antar desa, akses pendidikan, dan jalur utama menuju kawasan perkebunan masyarakat.

Bupati Kampar menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan merupakan mandat langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. “Ini tugas besar yang harus kita tuntaskan. Jembatan Bukit Melintang sangat penting bagi pergerakan ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga. Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen penuh menjalankannya,” tegas Bupati.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan TNI akan terus diperkuat agar pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai target. “Kita bergerak bersama TNI untuk memastikan pembangunan ini cepat dan tepat. Semoga jembatan ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga. “Pemkab Kampar siap bersinergi dengan TNI. Ini langkah strategis untuk membuka akses baru dan meningkatkan konektivitas antarwilayah,” ungkapnya.

Dandim 0313/KPR Letkol CZI Satriady Prabowo menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik prioritas pembangunan jembatan di Kabupaten Kampar. “Dari usulan yang masuk, dua lokasi dipastikan menjadi prioritas: Bukit Melintang di Kecamatan Kuok dan Sungai Pinang di Kecamatan Perhentian Raja. Ini amanah Presiden dan harus kita laksanakan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Masyarakat Desa Bukit Melintang menyambut kabar ini dengan rasa syukur. Tokoh masyarakat setempat, Syarifuddin, mengungkapkan bahwa jembatan lama runtuh 25 tahun lalu dan hingga kini belum pernah diperbaiki. “Jembatan ini adalah nadi kehidupan kami. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan TNI atas perhatian besar ini. Semoga segera terwujud,” tuturnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Camat Kuok Intan Monilka, Kepala Desa Bukit Melintang Zukfikri, dan sejumlah kepala OPD Kabupaten Kampar.

Pembangunan jembatan Bukit Melintang diharapkan menjadi momentum penting bagi pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.****




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimized by Optimole