Diskominfo Siak Angkat Isu Keamanan Siber Lewat Teatrikal Karnaval

SIAK | Riauindependen.co.id | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak mengangkat isu keamanan digital melalui pertunjukan teatrikal bertajuk “Tameng Siber Negeri Istana” dalam lomba pawai karnaval antarperangkat daerah untuk memeriahkan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak Tahun 2026, Sabtu (10/10/2026).

Pertunjukan yang berlangsung di Kompleks Perumahan Rakyat tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Melalui teatrikal itu, Diskominfo Siak menggambarkan ancaman terhadap sistem digital, mulai dari gangguan keamanan data, proses penanganan insiden, hingga pemulihan sistem. Cerita tersebut menyoroti peran Siak Computer Security Incident Response Team (Siak CSIRT) dalam merespons insiden siber dan menjaga keamanan sistem informasi Pemerintah Kabupaten Siak.

Kepala Diskominfo Kabupaten Siak, Rozi Chandra, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam karnaval menjadi kesempatan untuk memperkenalkan peran pemerintah dalam menjaga keamanan layanan digital melalui pendekatan kreatif dan mudah dipahami masyarakat.

“Melalui teatrikal Tameng Siber Negeri Istana, kami ingin menunjukkan bagaimana Siak CSIRT menghadapi ancaman di ruang digital sekaligus memperkenalkan upaya pemerintah dalam menjaga keamanan layanan digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,” ujar Rozi.

Ia menjelaskan, Siak CSIRT berperan dalam menangani insiden keamanan siber guna membantu memastikan sistem informasi pemerintah tetap aman dan layanan publik berbasis digital dapat berjalan dengan baik. Tim tersebut telah dikukuhkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang ditandai dengan penyerahan Surat Tanda Register Tim Tanggap Insiden Siber.

Menurut Rozi, kemajuan teknologi memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap ancaman digital. Karena itu, penguatan keamanan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan layanan sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Keamanan informasi bukan hanya tentang sistem, tetapi juga bagaimana kita menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital. Pemerintah terus berupaya memperkuat keamanan siber agar pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, andal, dan terpercaya,” katanya.

Keikutsertaan Diskominfo Siak dalam karnaval tersebut menjadi bagian dari upaya perangkat daerah memperkenalkan tugas dan kontribusinya kepada masyarakat. Pesan yang dibawa juga sejalan dengan tema Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak, “Siak Harmoni Melayu Lestari”, yang menekankan semangat kebersamaan dalam membangun daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.****




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimized by Optimole