13 Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Alfamart

SIAK | Riauindependen.co.id | Sebanyak 13 produk dari sembilan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Siak, Provinsi Riau, kini dipasarkan melalui 40 gerai Alfamart di wilayah tersebut. Kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Program pengembangan dan pembinaan UMKM tersebut diresmikan melalui penandatanganan kesepakatan bersama di gerai Alfamart Meredan, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Senin (19/10/2026). Kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita pada etalase khusus produk UMKM.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan penjualan produk lokal, memperkuat keberlangsungan usaha, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Menurutnya, kesempatan memasuki jaringan ritel modern harus dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, memperkuat identitas merek, dan menjaga konsistensi produksi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kita berharap kreativitas UMKM dapat meningkatkan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” ujar Syamsurizal.

Selain dipasarkan di 40 gerai Alfamart di Kabupaten Siak, produk UMKM tersebut disebut telah menjangkau jaringan Alfamart di Pekanbaru yang mencapai 130 toko serta sejumlah kabupaten lain di Provinsi Riau.

Untuk memperluas peluang pemasaran, Pemkab Siak melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM bersama pihak Alfamart melakukan koordinasi, pendampingan, dan kurasi produk. Langkah ini bertujuan membantu pelaku usaha memenuhi standar kualitas serta persyaratan yang ditetapkan jaringan ritel modern.

Syamsurizal berharap pihak perusahaan tidak hanya menyediakan ruang pemasaran, tetapi juga berkontribusi melalui pendampingan pengembangan produk, peningkatan kualitas, perbaikan kemasan, serta pemenuhan persyaratan penjualan.

Ia juga mendorong perusahaan memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat yang memenuhi kualifikasi sesuai kebutuhan perusahaan.

Salah seorang pelaku UMKM yang merasakan manfaat program tersebut adalah Tati Rostika, warga Kecamatan Tualang yang telah menjalankan usaha selama 11 tahun.

Tati mengapresiasi dukungan Pemkab Siak yang membuka peluang bagi produk lokal untuk memasuki jaringan ritel modern. Menurutnya, akses pemasaran yang lebih luas dapat membantu meningkatkan penjualan sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.

“Kerja sama ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk menjual produk, tetapi juga langkah awal untuk tumbuh dan berkembang serta naik kelas,” kata Tati.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta ini, Pemkab Siak berharap semakin banyak UMKM lokal mampu memenuhi standar pasar modern, memperluas jaringan distribusi, dan meningkatkan kapasitas usaha.

Keberhasilan program tersebut selanjutnya perlu diukur melalui perkembangan penjualan, kesinambungan penempatan produk di gerai, serta peningkatan pendapatan pelaku UMKM. Dengan demikian, kerja sama ini tidak hanya membuka akses pasar, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Siak.****




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimized by Optimole