SIAK | Riauindependen.co.id | Kabut asap kembali menyelimuti Kabupaten Siak sejak Senin (14/9/2026). Kondisi tersebut diduga dipengaruhi pergerakan angin dari wilayah selatan Sumatera yang membawa asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke arah utara.
Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sumatera VI Siak, Ihsan Abdillah, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer, arah angin pada periode Juni hingga Desember umumnya bergerak dari selatan ke utara.
“Secara meteorologis, asap dari wilayah selatan sangat mungkin terbawa angin menuju Kabupaten Siak. Kondisi ini dapat dipantau melalui ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC),” ujar Ihsan, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, kabut asap yang menyelimuti suatu wilayah tidak selalu menunjukkan bahwa sumber kebakaran berada di lokasi tersebut. Penentuan asal asap harus mempertimbangkan sejumlah indikator, antara lain titik panas (hotspot), luas area terbakar, citra satelit, arah angin, dan dinamika atmosfer.
Ihsan menambahkan, kondisi serupa juga terlihat di sejumlah kabupaten dan kota di bagian selatan Riau. Meskipun tidak terdapat kebakaran besar di wilayah tersebut, jarak pandang dilaporkan terbatas akibat kabut asap.
“Kualitas udara di beberapa wilayah terpantau fluktuatif. Karena itu, padamnya kebakaran di suatu lokasi tidak serta-merta membuat kualitas udara langsung kembali normal,” katanya.
Ia menegaskan, karhutla merupakan persoalan lintas wilayah karena asap dapat bergerak mengikuti kondisi atmosfer dan arah angin.
Sementara itu, berdasarkan informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, kualitas udara di wilayah tersebut berada pada kategori sangat tidak sehat.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara tersebut, kegiatan pembelajaran pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) hingga kini masih diliburkan.
Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan kualitas udara serta mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan, selama kondisi kabut asap masih berlangsung.**/red










