SIAK | Riauindependen.co.id | Bupati Siak, Dr. Afni Z., S.A.P., M.Si., mendorong penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Siak dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang berkarakter Islami.
Hal itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura dengan tema “Sinergis Perguruan Tinggi dan Pemerintah dalam Membangun SDM Unggul Berkarakter Islami di Kabupaten Siak.”
Di hadapan ratusan mahasiswa, Afni memaparkan pentingnya peran generasi muda dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah. Ia juga mengulas perjalanan otonomi daerah sejak lahirnya UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah hingga UU Nomor 23 Tahun 2014 beserta berbagai perubahan regulasi yang mengikutinya.
Afni menekankan bahwa pembentukan SDM berkualitas membutuhkan kedisiplinan, pengalaman, pendidikan, serta karakter yang kuat. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kuliah, tetapi juga perlu aktif menggali potensi dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kuliah dengan baik dan disiplin. Tambah pengalaman di luar akademik dengan menggali potensi di tengah masyarakat. Sejak semester satu, mahasiswa harus memiliki perencanaan masa depan dan mulai mematangkannya pada semester lima,” pesannya.
Ia juga mengajak mahasiswa meneladani sejarah dan perjuangan tokoh Kesultanan Siak, termasuk Sultan Syarif Hasyim dan Sultan Syarif Kasim II, sebagai bagian dari upaya membangun semangat pengabdian kepada daerah dan bangsa.
Dalam bidang akademik, Afni mendorong mahasiswa memperkuat kemampuan riset ilmiah dengan melihat keterkaitan antara manusia, lingkungan, dan kondisi sosial masyarakat. Ia menyarankan agar gagasan penelitian mulai dirancang sejak awal masa perkuliahan sehingga dapat dikembangkan menjadi tugas akhir yang relevan dengan minat dan potensi mahasiswa.
“Jangan membatasi skripsi mahasiswa terlalu kaku hanya sesuai jurusannya. Potensi mahasiswa akan tumbuh secara alami selama menjalani proses akademik di kampus,” ujarnya.
Afni juga menegaskan bahwa SDM unggul dan generasi yang berkarakter Islami tidak dapat dibentuk secara instan. Pendidikan agama, nilai syariat, kedisiplinan, serta pengalaman bermasyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Kuliah umum tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Hubbul Wathan Siak–STAI Sulthan Syarif Hasyim, Jum Harroni, S.Sos., M.E., serta Rektor STAI Sulthan Syarif Hasyim, Dr. M. Hatta, M.Pd., bersama jajaran pimpinan kampus.
Pihak kampus menyampaikan bahwa STAI Sulthan Syarif Hasyim saat ini memiliki 707 mahasiswa aktif, termasuk 168 mahasiswa baru angkatan 2026.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Siak diharapkan terus diperkuat untuk mendukung lahirnya generasi yang memiliki kemampuan akademik, pengalaman sosial, integritas, serta karakter Islami sebagai bagian dari pembangunan daerah.**/red










