Siak | Riauindependen.co.id | Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus monitoring dan evaluasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Siak, Senin (8/12/2025). Kegiatan berlangsung di Zamrud Meeting Room, Komplek Rumah Rakyat, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua FKUB Provinsi Riau, Pdt. Frans PF Sirait, bersama jajaran pengurus. Kehadiran mereka disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar, didampingi Wakil Ketua DPRD Siak Laiskar Jaya, Anggota DPRD Siak Marudut Pakpahan, Ketua FKUB Siak H. Minto, Kepala Kemenag Siak Erizon Efendi, serta Waka Polres Siak Kompol Akira Ceria.
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kondisi kerukunan umat beragama di Siak sebagai bagian dari penyusunan laporan FKUB Provinsi untuk Menteri Agama RI.
Dalam pertemuan tersebut, FKUB Provinsi Riau memberikan apresiasi atas capaian FKUB Kabupaten Siak dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama. Minimnya potensi konflik keagamaan di daerah tersebut dinilai sebagai hasil nyata dari koordinasi dan komunikasi lintas tokoh agama yang berjalan efektif.
Wakil Ketua FKUB Provinsi Riau, Pdt. Frans PF Sirait, menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan FKUB setempat. “Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada FKUB Kabupaten Siak dan Pemerintah Daerah karena mampu menjaga harmoni antarumat beragama dengan sangat baik. Siak menjadi contoh daerah yang sejuk, damai, dan harmonis di Riau,” ujarnya.
Sekda Siak, Mahadar, menegaskan bahwa kerukunan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.
“Ini adalah wujud sinergi antara FKUB dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan kerukunan sebagai dasar membangun daerah. Siak adalah wilayah dengan keberagaman budaya dan agama, namun masyarakatnya hidup berdampingan secara harmonis. Kerukunan ini terus kita rawat melalui komunikasi lintas umat dan tokoh agama,” kata Mahadar.
Ia menambahkan bahwa kunjungan FKUB Provinsi Riau memberi penguatan untuk memperkokoh harmoni sosial serta mendorong peningkatan peran FKUB dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terkait penguatan program kerja FKUB ke depan sebagai upaya menjaga stabilitas sosial dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Siak.****










