Pemkab Kampar Gelar Doa Lintas Agama Sambut 2026 dan Doakan Korban Bencana Sumatera

Bangkinang Kota, Kampar | Riauindependen.co.id | Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar doa bersama lintas agama sebagai bentuk refleksi akhir tahun sekaligus ungkapan belasungkawa atas bencana besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan ini mengusung tema “Doa Bersama Menyambut Tahun Baru 2026 dan Belasungkawa atas Tragedi di Sumatera”.

Acara yang berlangsung di Bangkinang Kota tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si. Turut hadir Sekretaris Daerah Pj. Ardi Mardiasyah, S.STP., Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nueheryani Ahmad Yuzar, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Kampar, tokoh lintas agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar menegaskan bahwa momentum pergantian tahun bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi dan evaluasi atas perjalanan pembangunan selama satu tahun terakhir. “Malam ini bukan hanya tentang pergantian angka tahun, tetapi tentang perenungan atas ikhtiar, kerja, dan pelajaran yang kita lalui sepanjang 2025,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen meningkatkan kualitas aparatur sipil negara, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Perayaan tahun baru kali ini dilaksanakan secara sederhana tanpa hiburan, sebagai bentuk empati dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di Sumatera. “Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kampar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban. Duka mereka adalah duka kita bersama,” ungkap Bupati.

Ia berharap doa lintas agama tersebut menjadi ikhtiar spiritual untuk menghadirkan keberkahan, keselamatan, dan kekuatan bagi masyarakat dalam menyongsong tahun 2026. “Semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya.

Usai kegiatan doa bersama, Bupati Kampar bersama Forkopimda melanjutkan peninjauan ke Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026 yang berlokasi di Lapangan Merdeka Bangkinang Kota, guna memastikan kesiapan dan keamanan perayaan pergantian tahun di wilayah Kabupaten Kampar.

Ringkas, padat, dan khidmat doa menjadi jangkar, persatuan menjadi layar, Kampar pun berlayar menatap 2026 dengan harap dan empati.**r




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Optimized by Optimole