SIAK | Riauindependen.co.id | Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengajak alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (FEB UMRI) berperan aktif dalam mempercepat pembangunan daerah melalui pemanfaatan peluang bisnis, penguatan ekonomi, serta kolaborasi dengan pemerintah.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (IKA FEB UMRI) Kabupaten Siak Periode 2026–2028, yang digelar di Ruang Rapat Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Selasa (30/6/2026).
Syamsurizal menegaskan, Kabupaten Siak memiliki potensi investasi dan peluang usaha yang terus berkembang. Karena itu, alumni FEB UMRI diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan melalui inovasi, kewirausahaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Perubahan dimulai dari diri kita sendiri. Peluang bisnis dan pembangunan di Kabupaten Siak sangat terbuka. Kami berharap alumni FEB UMRI mampu berkolaborasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, alumni perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
Pada kesempatan itu, Suharto dikukuhkan sebagai Ketua DPD IKA FEB UMRI Kabupaten Siak periode 2026–2028, didampingi Supriadi sebagai Sekretaris. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKA FEB UMRI, Desti Susanti.
Desti Susanti menyampaikan bahwa organisasi alumni bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga sarana menghimpun potensi, kompetensi, dan jejaring alumni untuk mendukung kemajuan almamater, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Pengurus daerah menjadi ujung tombak dalam membangun komunikasi antarsesama alumni sehingga mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan program yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Riau, Wahyi Busro, menyebut terbentuknya kepengurusan baru menjadi momentum memperkuat sinergi antara UMRI dan Pemerintah Kabupaten Siak dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan daerah.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Siak kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMRI Tahun 2026. Sebanyak 700 mahasiswa yang terbagi dalam 62 kelompok akan melaksanakan KKN di sembilan kecamatan mulai 27 Juli 2026.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa melalui program KKN mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mempererat kerja sama antara UMRI dan Pemerintah Kabupaten Siak,” ungkapnya.
Acara tersebut turut dihadiri Dekan FEB UMRI Mizan Asnawi, jajaran pimpinan program studi, pengurus IKA FEB UMRI, unsur pemerintah daerah, serta para alumni.
Melalui kepengurusan baru DPD IKA FEB UMRI Kabupaten Siak, diharapkan lahir berbagai program inovatif yang mampu memperkuat sektor ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas jejaring kewirausahaan, dan mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Siak secara berkelanjutan.*red










