PEKANBARU | Riauindependen.co.id | Bupati Siak Afni Zulkifli masuk dalam daftar 22 Tokoh “Reset Indonesia”, sebuah penghargaan terhadap figur-figur yang dinilai memiliki gagasan, keberanian, integritas, dan rekam jejak dalam mendorong perubahan di berbagai sektor kehidupan bangsa.
Daftar tersebut dipublikasikan melalui akun Instagram terverifikasi @idbaruid, Kamis (2/7/2026). Penyusun menjelaskan, pemilihan dilakukan berdasarkan tiga kali ekspedisi ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengidentifikasi tokoh yang dinilai memberikan dampak nyata di bidang sosial, ekonomi, hukum, politik, budaya, dan lingkungan.
Afni menjadi satu-satunya kepala daerah yang mendapat perhatian atas keberaniannya menerapkan kebijakan reformasi tata kelola keuangan daerah. Salah satu langkah yang dinilai menonjol adalah memangkas anggaran perjalanan dinas bernilai ratusan miliar rupiah sebagai bagian dari strategi memperbaiki kondisi fiskal dan menyelesaikan utang Pemerintah Kabupaten Siak sebesar Rp326 miliar yang diwarisi dari pemerintahan sebelumnya.
Selain kebijakan efisiensi anggaran, Afni juga dinilai konsisten memperjuangkan penyelesaian persoalan agraria dan kehutanan. Berbekal pengalamannya sebagai mantan aktivis lingkungan serta mantan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ia terus mendorong agar kebijakan pemerintah pusat lebih memperhatikan kondisi, karakteristik, dan kebutuhan daerah dalam penyelesaian konflik agraria.
Menurut penyusun, keberanian mengambil keputusan yang tidak populer, disertai komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, menjadi alasan utama Afni masuk dalam daftar tersebut. Langkah-langkah yang diambil dinilai menghadirkan perspektif baru bagi reformasi pemerintahan daerah di Indonesia.
Selain Afni, sejumlah tokoh nasional juga masuk dalam daftar 22 Tokoh “Reset Indonesia”, di antaranya Alissa Wahid, yang dikenal konsisten memperjuangkan toleransi, keadilan ekologis, dan penguatan masyarakat sipil; Gus Kautsar, yang dinilai berhasil menghubungkan pendidikan pesantren dengan penguatan ekonomi masyarakat; serta Hening Purwati, penggerak gerakan Eco-Jihad yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan dan transisi energi berkeadilan.
Nama lain yang turut masuk dalam daftar tersebut antara lain Novel Baswedan, Bivitri Susanti, Farwiza Farhan, Andrew Kalaweit, dan Victor Yeimo.
Penyusun menegaskan bahwa daftar 22 Tokoh “Reset Indonesia” bukan merupakan daftar tokoh yang sempurna. Seluruh figur dipilih berdasarkan komitmen, integritas, keberanian, serta gagasan yang dinilai mampu menginspirasi lahirnya perubahan positif bagi Indonesia.
Daftar 22 Tokoh “Reset Indonesia”:
Afni Zulkifli, Alissa Wahid, Andrew Kalaweit, A.S. Rosyid, Bivitri Susanti, Chiki Fawzi, Dicky Senda, Farwiza Farhan, Gus Kautsar, Hening Purwati, Iman Zanatul, Jacky, Manuputty, John Bamba, Kalis Mardiasih, Lian Gogali, Media Askar, M. Nur Arifin, Novel Baswedan, Virdian Aurellio, Zainal Arifin, Dorthea Wabiser, Victor Yeimo.(*red)











