Teluk Kuantan, Kuansing | Riauindependen.co.id | Mengisi malam pergantian Tahun Baru 2025/2026, Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, MM, melakukan kunjungan langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan guna memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Kunjungan dilakukan di Puskesmas Kuantan Tengah dan RSUD Teluk Kuantan, Selasa malam (31/12/2025), menjelang detik-detik pergantian tahun.
Didampingi Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer Arif serta Direktur RSUD Teluk Kuantan dr. Benny, Bupati meninjau kesiapsiagaan tenaga medis dan kondisi pelayanan, khususnya di ruang non-trauma RSUD Teluk Kuantan, sekitar pukul 23.41 WIB.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Kuantan Singingi, H. Doni Aprialdi, MH, Kamis (1/1/2026), menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen kepala daerah dalam menjamin keamanan, kesiapan, dan mutu layanan kesehatan, meski pada malam pergantian tahun.
“Bupati ingin memastikan pelayanan kesehatan tetap prima dan masyarakat memperoleh layanan maksimal, tanpa terpengaruh momentum malam Tahun Baru,” ujar H. Doni.
Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolda Riau agar malam pergantian tahun tidak diisi dengan kegiatan hura-hura, sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah dilanda musibah.
Selain peninjauan layanan kesehatan, Bupati bersama unsur Forkopimda Kuansing juga mengikuti kegiatan Kuansing Bershalawat di Masjid Agung Teluk Kuantan. Kegiatan ini dimaknai sebagai momentum muhasabah dan doa bersama, memohon keberkahan serta perlindungan bagi Kabupaten Kuantan Singingi.
Lebih lanjut dijelaskan, Bupati mengawali kunjungan dengan meninjau Puskesmas Teluk Kuantan di kawasan Tepian Narosa, di mana petugas jaga tetap menjalankan pelayanan sesuai prosedur. Di RSUD Teluk Kuantan, meski suasana cukup ramai, dokter dan tenaga medis tampak siaga penuh melayani pasien.
Kunjungan ini menegaskan prioritas Bupati Kuantan Singingi pada malam pergantian tahun: bukan pesta, melainkan pelayanan; bukan euforia, melainkan empati sebuah pesan singkat, jelas, dan berdampak bagi masyarakat.**r










